Ekspedisi riset intensif ini menawarkan pengalaman scientific edu-tourism tingkat lanjut, mengintegrasikan eksplorasi lapangan di perairan eksotis Siladen dengan metodologi fotogrametri digital mutakhir. Program ini secara khusus dirancang sebagai ruang dan ajakan kolaborasi untuk riset bersama bagi para peneliti, institusi akademik, dan penggiat kelautan. This intensive research expedition offers an advanced scientific edu-tourism experience, integrating field exploration in the pristine waters of Siladen with cutting-edge digital photogrammetry. This program is specifically designed as an open space and invitation for joint research collaboration among scholars, academic institutions, and marine conservationists.

Di era di mana kesehatan terumbu karang menjadi indikator krusial perubahan iklim, program ini hadir untuk menjembatani kesenjangan antara pengumpulan data manual yang lambat dengan presisi otomasi AI. Peserta akan diterjunkan langsung untuk menguasai alur kerja end-to-end: mulai dari akuisisi data bawah air menggunakan DJI Osmo Action, rekonstruksi model 3D menggunakan WebODM, hingga otomatisasi deteksi genera karang menggunakan algoritma YOLO26. As coral reef health becomes a critical indicator of climate change, this program serves to bridge the gap between traditional, labor-intensive manual surveys and the precision of AI-driven automation. Participants will immerse themselves in an end-to-end workflow: from underwater data acquisition using DJI Osmo Action, 3D model reconstruction via WebODM, to automated coral genera detection utilizing YOLO26 algorithms.

Lebih dari sekadar wisata, ini adalah laboratorium terbuka. Kami mengundang partisipan untuk membentuk pola pikir arsitek sistem yang kritis, melatih ketajaman dalam validasi data lapangan, dan membekali diri dengan keahlian praktis dalam memonitor kesehatan ekosistem laut yang saintifik, akurat, dan transparan. Beyond exploration, this is an open-air laboratory. We invite participants to cultivate critical system-architect thinking, sharpen field-data validation skills, and equip themselves with high-impact, science-based expertise in monitoring marine ecosystems with unparalleled transparency and accuracy.